Sinergi Perkuat Pemulihan Nias, Bupati dan DPRD Bahas Langkah Cepat Bersama Satgas PRR

Pemerintah3 Dilihat
banner 468x60

NIAS,  – Pemerintah Kabupaten Nias memperkuat koordinasi pemulihan pascabencana. Langkah itu ditandai dengan pertemuan Bupati Nias Yaatulo Gulo bersama Ketua DPRD Sabayuti Gulo dengan Tim Monitoring dan Evaluasi Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

Kegiatan berlangsung Selasa, 18 Agustus 2026 di Ruang Rapat Duria Balaki Lounge Lantai II Kantor Bupati Nias. Rombongan Tim Monev dipimpin Koordinator Satgas PRR Wilayah Sumatera Utara Brigjen TNI Fadjar Tjahjono.

banner 336x280

Sejumlah pejabat turut hadir. Di antaranya unsur Forkopimda, Kalaksa BPBD Nias, Plt Kadis PUPR, Kadis Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, Plt Kadis Kesehatan, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Camat Sogaeadu, Camat Idanogawo, Kabid Anggaran BPKPD, serta Sekretaris Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan.

Bupati Yaatulo Gulo membuka pertemuan dengan apresiasi kepada Satgas PRR. Ia menekankan pentingnya sinergi semua pihak agar proses pemulihan berjalan optimal.

Bupati juga memaparkan dampak bencana hidrometeorologi yang melanda Nias pada November 2025. Peristiwa itu merusak rumah warga, jalan, sekolah, dan kantor pemerintahan.

Merujuk dokumen R3P, nilai kerusakan dan kerugian tercatat Rp93,61 miliar. Kebutuhan dana untuk pemulihan dan rekonstruksi diproyeksikan Rp101,17 miliar.

Di sektor permukiman, data mencatat 12 rumah terdampak. Terdiri dari 2 rumah rusak ringan, 5 rusak sedang, dan 5 rusak berat. Untuk infrastruktur jalan, estimasi kerusakannya mencapai Rp64,67 miliar.

Bupati berharap Tim Satgas PRR dapat memberikan arahan konkret agar penanganan, khususnya di bidang infrastruktur dan permukiman, bisa segera dituntaskan.

Koordinator Satgas PRR Wilayah Sumut Brigjen TNI Fadjar Tjahjono menyoroti aspek data. Menurutnya, laporan perkembangan di lapangan harus terus diperbarui.

“Kami membutuhkan update data. Apabila ada perkembangan yang perlu dilaporkan, sampaikan kepada kami sehingga dapat kami teruskan kepada bidang terkait maupun badan data,” ujarnya.

Ia memastikan Satgas PRR akan terus melakukan monitoring dan evaluasi. Tujuannya agar upaya pemulihan bisa lebih cepat dan berdampak pada kesejahteraan warga Nias.

Ketua DPRD Nias Sabayuti Gulo turut menyampaikan apresiasi. Ia mengingatkan pentingnya penanganan pada masa tanggap darurat, terutama terkait akses masyarakat.

“Penanganan tanggap darurat sangat penting, terutama untuk membuka dan memastikan akses masyarakat. Ketika akses terganggu, aktivitas masyarakat, pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga distribusi kebutuhan pokok juga ikut terdampak,” ujarnya.

Setelah rapat, Bupati bersama Koordinator Satgas PRR dan rombongan melakukan peninjauan langsung. Titik pertama di ruas Jalan Saitagaramba yang menghubungkan Kecamatan Sogaeadu dengan Kecamatan Somolo-molo.

Selanjutnya rombongan meninjau rumah milik Lisman Nazara di Desa Saiwahili Hiliadulo, Kecamatan Idanogawo. Rumah tersebut termasuk yang terdampak bencana. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi nyata dan merumuskan langkah tindak lanjut percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Pemkab Nias berkomitmen memperkuat sinergi dengan Satgas PRR, Pemprov Sumut, Pemerintah Pusat, dan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya proses pemulihan dapat berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

diunting dari Sumber: niaskab .go.id

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *