Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur Sumut Gelar Pelatihan di Kabupaten Karo, Perkuat Pelayanan Fardu Kifayah

Agama54 Dilihat
banner 468x60

KARO  – Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur Sumatera Utara menggelar kegiatan pelatihan bilal mayit dan penggali kubur di Desa Sikap, Dusun Siberteng, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menjalankan tugas fardu kifayah, khususnya di daerah yang masih kekurangan tenaga bilal mayit.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., selaku Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas). Dalam kesempatan itu, Agus Andrianto disebut turut memberikan perhatian terhadap upaya pelatihan dan edukasi bagi masyarakat agar mampu melaksanakan pengurusan jenazah sesuai tuntunan agama Islam.

banner 336x280

Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang belum memiliki bilal mayit atau masih membutuhkan tenaga terlatih untuk melaksanakan pelayanan fardu kifayah.

Tokoh masyarakat setempat, Ridwan Tarigan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur Sumatera Utara atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia juga berharap para pembina terus memberikan pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat dengan penuh kesabaran, keikhlasan, serta semangat pengabdian.

“Kami berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga masyarakat memiliki kemampuan untuk melaksanakan fardu kifayah secara mandiri,” demikian harapan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini juga melibatkan pemuda ICMI yang diketuai Irwansyah Putra NST, S.H., M.H., serta unsur IKA HMI. Keterlibatan organisasi kepemudaan tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan masyarakat, termasuk dalam bidang pertanian.

Pasalnya, mayoritas penduduk di wilayah tersebut menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Karena itu, dukungan terhadap kegiatan pertanian juga menjadi perhatian, termasuk harapan adanya bantuan traktor tangan yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai inventaris masjid sekaligus mendukung aktivitas pertanian masyarakat.

Penyerahan Bantuan dan Bingkisan

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Pada kesempatan tersebut, panitia juga menyerahkan bantuan berupa keranda dan payung di wilayah Desa Cinta Rakyat, Berastagi, serta bingkisan kepada para bilal mayit di daerah setempat.

Ketua Umum Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur Sumatera Utara, Pusman, didampingi bendahara Oma Cici, wakil bendahara Misah, Ustaz Iswanto, serta perwakilan koordinator lapangan dari Medan, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan fardu kifayah di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, keberadaan bilal mayit dan penggali kubur memiliki peran penting dalam membantu masyarakat ketika menghadapi musibah kematian. Oleh sebab itu, pembinaan dan regenerasi tenaga fardu kifayah perlu terus dilakukan agar pelayanan kepada umat dapat berjalan dengan baik.

Melalui pelatihan tersebut, Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur Sumatera Utara berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pengurusan jenazah, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

**(Sri)**

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *